Selasa, 22 Oktober 2019
Pemerintahan

Perlu, Dukungan Lembaga Pelatihan untuk Optimalkan Kartu Pra Kerja Digital

JAKARTA – Saat ini, Pemerintah bertekad meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Salah satu upayanya melalui program link and match yang dapat digunakan untuk menjembatani kebutuhan industri dengan keterampilan sumber daya manusia. Harapan dengan adanya program itu, Pemerintah dapat mengoptimalkan rencana mengeluarkan Kartu Pra Kerja Digital mendatang.

Adanya dukungan penyedia layanan kursus dalam Kartu Pra Kerja Digital diharapkan dapat meningkatkan employability lulusan.

Hal itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat membuka acara Focused Group Disscusion (FGD) Kartu Pra Kerja Digital di Ruang Rapat Utama, Gedung Bina Graha lt.2 Kantor Staf Presiden.pra1

FGD ini dilaksanakan untuk menggali masukan dari pengusaha dan lembaga pelatihan dalam meningkatkan kompetensi dan keterampilan lulusan pelatihan agar terserap oleh industri.

“Kartu Pra Kerja merupakan program bukan dari satu kementerian saja. Kartu Pra Kerja bagian dari penyiapan ekosistem untuk tata ketenagakerjaan,”papar Deputi III KSP, Denni P. Purbasari.

Kartu Pra Kerja Digital ini salah satu fokus arahnya adalah fasilitasi calon tenaga kerja untuk mendapatkan pelatihan-pelatihan kerja yang kompeten.

APINDO menyampaikan, Ada tiga hal yang harus diperhatikan pemerintah untuk kartu pra-kerja. Pertama, perlunya membenahi lembaga pelatihan terlebih dahulu sebelum dana diturunkan. Kedua, penyusunan kurikulum pelatihan perlu disesuaikan dengan kebutuhan industri. Yang terakhir, perlunya penyiapan pelatih/instruktur yang benar-benar kompeten.pra3

Turut hadir dalam FGD tersebut yakni Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Darwis Triadi School of Photography, ACBD Coffee, Synergi Solusi, ABC Cooking Studio, Dicoding dan HMTC.

“Kartu Pra Kerja Digital harapannya dapat mengurangi angka pengangguran Indonesia, dan memudahkan akses dalam mencari pekerjaan,” tegas Deputi III KSP, Denni P. Purbasari saat menutup FDG kali ini.pra2

Tinggalkan Balasan