Minggu, 22 September 2019
Pemerintahan

Moeldoko Dukung Upaya Internalisasi Nilai Pancasila ke Setiap Level Masyarakat

JAKARTA  – Pancasila merupakan hal yang sangat fundamental bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah beragamnya latar belakang masyarakat Indonesia. Sebagai sebuah ideologi, tantangan yang dihadapi pancasila untuk bisa masuk ke dalam setiap lini kehidupan masyarakat Indonesia sangatlah tidak mudah terlebih dengan situasi dan arus globalisasi yang kian massif.

Untuk itu perlu metode yang tepat dan efektif untuk dapat menginternalisasikan nilai luhur yang ada pada pancasila. Pernyataan ini ditegaskan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pada silaturahim dan audiensi dengan Saung Pancasila, di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin, 22 April 2019.

“Konsep bernegara yang kekinian itu yang perlu dicari modelnya karena sekarang tidak bisa lagi pakai indoktrinasasi. Karena persoalan keyakninan itu tidak bisa dipaksakan, oleh sebab itu perlu pendekatan yang soft,” jelas Moeldoko yang didampingi Staf Khusus Kantor Staf Kepresidenan Eddy Soepadmo dan jajaran terkait di hadapan 13 orang perwakilan Saung Pancasila.

Dalam pertemuan ini, salah seorang perwakilan dari saung pancasila, Ramana menyampaikan bahwa ada banyak hal yang menyebabkan kekhawatiran terhadap ideologi Pancasila ketika semakin banyak budaya luar yang dengan mudah menggerus budaya leluhur Indonesia.

Indira Sugandi, salah satu perwakilan lain menambahkan jika pertemuan ini diharapkan dapat mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai bangsa yang satu lewat ide dan masukan yang disampaikan oleh Saung Pancasila.

“Kami ingin berbagi pikir untuk bangsa dan negeri ini. Cita-cita yang kita semua inginkan, Indonesia yang satu dan Indonesia yang tidak terpecah-pecah” ujar Indira.

Lebih jauh, Moeldoko menjelaskan jika upaya menginternalisasikan Pancasila menjadi tantangan tersendiri untuk melibatkan seluruh lapisan masyrakat.

“Bagaimana menginternalisasikan Pancasila itu perlu teroboson khusus, baik untuk kelompok elit maupun anak muda. Saya tidak meragukan nasionalisme anak-anak kita sekarang, tetapi yang justru perlu dibenahi itu seorang pejabatnya agar bisa memberikan contoh teladan yang baik”.poto3

Dalam pertemuan ini, Kepala Staf Kepresidenan menyatakan jika gagasan dan masukan yang ada terkait Pancasila akan di koordinasikan dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP),

“Nanti kita koordinasikan dengan BPIP tentang bagaimana cara yang tepat mengarusutamakan Pancasila kepada masyarakat,” pungkas Moeldoko.

Tinggalkan Balasan