Selasa, 22 Oktober 2019
Pemerintahan

MenPAN-RB Klaim PNS Bakal Lebih Bahagia Hidup di Ibukota Baru

Wacana.co.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Syafruddin, memastikan seluruh instansi pusat beserta PNS-nya akan dipindahkan ke ibukota baru di Kalimantan Timur.

Perpindahan ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo yang ingin memindahkan ibukota Republik Indonesia dari DKI Jakarta ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kaltim.

Dia menegaskan, tidak perlu ada sosialisasi bagi aparat terutama TNI/Polri, dan aparatur sipil negara (ASN), termasuk PNS. “Nggak perlu sosialisasi. Perintah presiden itu wajib dilaksanakan,” ujarnya, Rabu (28/8).

Dia menyebutkan, ada dua dasar pemikiran utama hingga ibukota harus dipindahkan. Pertama, pemindahan ibukota adalah niatan baik bagi suatu bangsa yang mau maju.

Kedua, tidak ada negara satupun di dunia ini manakala mengambil kebijakan akan membuat susah aparatnya atau masyarakatnya. “Yakinlah, pemindahan ibukota ini pasti manfaatnya lebih besar bagi siapapun khususnya PNS. Semuanya akan terjamin, dan PNS akan lebih bahagia hidup di ibukota baru,” ujarnya.

Sejauh ini, Menteri Syafruddin menjamin, tidak ada PNS yang keberatan untuk pindah. Mereka juga tidak perlu khawatir pindah karena ibukota baru lebih nyaman untuk ditinggali.

“Jakarta sudah terlalu penuh, macet, dan serba mahal. PNS jadi susah menabung. Kalau di ibukota baru PNS bisa menabung lebih banyak karena tidak bayar cicilan rumah maupun mobil. Kan rumah disiapkan, transportasi cukup jalan kaki. Apalagi yang perlu dikhawatirkan?” tandas Syafruddin.[ab]

Tinggalkan Balasan