Selasa, 22 Oktober 2019
Pemerintahan

Kunjungi Dua SMK Kudus, Moeldoko Apresiasi Pengembangan Pendidikan Vokasi untuk Temukan Talenta Unggul Indonesia

KUDUS – Dalam rangkaian kunjungannya ke Kudus, Kamis, 12 September 2019, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko juga meninjau dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berstandar internasional yang merupakan binaan Djarum Foundation.

Dua sekolah itu yakni SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus dengan konsentrasi animasi dan SMK PGRI I Mejobo dengan program  unggulan Spa dan kecantikan.

Empat puluh lima persen sekolah menengah di Kudus merupakan sekolah menengah kejuruan, oleh karenanya  Djarum Foundation membantu 16 SMK  pada 18 bidang studi mulai dari animasi, kuliner, hingga spa, agar lulusannya cepat mendapatkan pekerjaan usai lulus sekolah.

Pengembangan SMK ini termasuk menyentuh sistem pendidikan dengan menyesuaikan kurikulum sesuai pasar kerja, yang lantas memberi pelatihan pada para guru. Juga dengan peningkatan infrastruktur sekolah, pemberian beasiswa, dan mengundang industri untuk ikut berperan di dalam proses pembelajaran.

Kurikulum yang dikembangkan misalnya, memiliki perbedaan signifikan dibanding kurikulum SMK pada umumnya. Para siswa dibekali keahlian berjenjang dan berkesinambungan mengikuti permintaan industri atau pasar.

Cara ini mengubah bukan hanya kurikulum tapi juga tata letak kelas, penempatan meja kursi, kegiatan belajar mengajat, sampai interaksi guru dan siswa. Tujuannya agar siswa lebih kolaboratif dan percaya diri menyampaikan gagasannya.

Alhasil, alumnus SMK ini sanggup menatap dunia kerja bukan saja di Indonesia, tetapi sanggup menembus pasar global.sm1

Di SMK Raden Umar Said misalnya, fasilitas produksi animasinya setara dengan rumah produksi Hollywood seperti Pixar dan Disney. Dengan  demikian, siswa dapat optimal mengembangkan kemampuan untuk bersaing di kancah internasional.

Bahkan animator kenamaan Hollywood Woody Woodman (animator film Frozen) dan Masami Obari (animator Gundam) juga ikut menjadi guru pembimbing di SMK ini.

“Kami ingin standar pendidikan ini sejajar dengan dunia animasi yang berkembang saat ini. Kami tidak mau tanggung-tanggung,” tandas Direktur Program Bakti Pendidikan Djarum Foundation Primadi H. Serad.

Sementara itu di SMK PGRI 1 Mejobo dengan bidang konsentrasi spa dan kecantikan juga memiliki standar bintang lima dan fasilitas yang  lengkap mulai dari nail art, body spa, hair do, make up artist, kelas fotografi hingga kelas modeling. Semua ruang pembelajaran seperti layaknya suasana spa di kota metropolitan. Nyaman dan wangi, dengan alunan musik lembut.sm10

Momentum salurkan ide

Dalam kunjungannya, Moeldoko mengatakan bahwa siswa yang bersekolah di kedua SMK ini memiliki momentum, sehingga bakatnya memdapatkan tempat yang tepat sekaligus  untuk menyalurkan ide.

“Siswa harus memanfaatkan fasilitas ini dengan fokus dan serius,” kata Moeldoko.

Secara khusus, Moeldoko mengutarakan kekagumannya pada kedua sekolah yang dibina melalui program Bakti Pendidikan Djarum Foundation.

“Luarbiasa ini adalah salah satu tugas negara yang dijalankan Djarum Foundation. Saya melihat bagaimana Djarum Foundation mengembangkan bakat mereka. S aya betul-betul terkejut karena ini melampaui apa yang saya pikirkan,” kata mantan Wakil Gubernur Lemhanas itu.

Masih menurutnya, dengan pendidikan vokasi yang erat dengan pasar global, ia yakin dari sekolah ini akan lahir talenta luar biasa sehingga dapat bekerja di mancanegara.sm6

“Saya mengapresiasi dan bangga terhadap Djarum Foundation karena secara konsisten memiliki komitmen yang tinggi menjadi salah satu pemain dalam pendidikan,”” katanya.

Apa yang dilakukan Djarum Foundation ini bisa menjadi contoh bagi swasta terhadap pengembangan sosial dan lingkungan. Bahkan dapat menjadi benchmarking tentang bagaimana pembangunan SDM dapat tumbuh dengan positif.

“Semakin banyak yang dilakukan swasta untuk peduli pada SDM maka akan semakin memajukan Indonesia,” pungkas Moeldoko.sm8

Tinggalkan Balasan