Selasa, 22 Oktober 2019
Pemerintahan

KPK Endus Kemungkinan Keterlibatan Pihak Lain Selain Imam Nahrawi

Wacana.co.id.COM- Komisi Pemberantasan Korupsi nampaknya belum akan berhenti mengejar pihak terkait lain, yang kemungkinan ikut menikmati aliran uang panas dana hibah KONI yang berujung ditetapkanya Imam Nahrawi sebagai tersangka.

“Yang perlu dipahami adalah ada fakta-fakta di mana kami menduga uang tersebut tidak hanya diterima oleh satu orang,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di KPK Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (19/9).

Febri belum menjelaskan pihak lain yang dimaksud tersebut. Menurutnya, KPK kini masih terus menelusuri dan mencari bukti-bukti terkait hal itu.

“Nah ini tentu akan kami dalami lebih lanjut, bagaimana sebenarnya rangkaian peristiwanya kepentingannya apa dan siapa saja pihak yang diduga menerima itu akan menjadi concern dari KPK,” sebutnya.

KPK menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka suap dana hibah KONI dan penerimaan lain berkaitan dengan jabatannya. Total uang yang diduga diterima Imam sebesar puluhan miliar rupiah.

Dalam rentang 2014-2018, Imam Nahrawi melalui asisten pribadinya, Miftahul Ulum, diduga menerima uang Rp 14,7 miliar. Selain penerimaan uang tersebut, Imam Nahrawi dalam rentang 2016-2018 menerima uang Rp 11,8 miliar sehingga total dugaan penerimaan uang sebesar Rp 26,5 miliar.

Uang yang diterima tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima, dan penerimaan lain.[asa]

Tinggalkan Balasan