Selasa, 22 Oktober 2019
Pemerintahan

Jokowi Salah Sebut Kendari Ada di Sulawesi Tengah, “Keseleo Lidah” Lagi Pak?

Wacana.co.id.COM- Kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Halu Uleo, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) turut menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo. Tidak hanya menyampaikan rasa belangsungkawa kepada keluarga korban Himawan Randi (21), Presiden juga meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas tersebut.

Pernyataan Jokowi itu lumrah saja dan sudah dimuat di berbagai media. Namun, bukan hal itu yang membuat warga dunia maya heboh. Pernyataan Jokowi yang menyebut ‘Kendari’ adalah bagian dari Sulawesi Tengah. Seharusnya yang benar Kendari ada di Sulawesi Tenggara.

“Innalillahi wainna ilahiradji’un. Saya atas nama pemerintah menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya ananda Randi dan ananda Yusuf, mahasiswa Hale Uleo Kendari,” ucap Jokowi, selepas shalat Jumat di Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (27/9).

Tangkapan Layar twit akun partai@gerindra.

“Saya sudah mendapatkan laporan dari Kapolri bahwa memang keduanya ikut demonstrasi menyampaikan aspirasi di DPRD, di Kendari Sulawesi Tengah. Dan ananda Randi memang meninggal karena luka tembak saat berlangsungnya demonstrasi. Dan ananda Yusuf meninggal saat mendapatkan perawatan di rumah sakit,” kata Jokowi tanpa menyadari kekeliruanya.

Kesalahan penyebutan Kendari Sulawesi Tengah, langsung di-retwit akun partai @gerindra ke akun Presiden. “Ijin mengkoreksi pak Presiden @jokowi, Kendari itu Sulawesi Tenggara pak,” twit akun tersebut menyertakan potongan video pernyataan Jokowi.[asa]

Tinggalkan Balasan