Selasa, 22 Oktober 2019
Pemerintahan

Di Ranah Minang, KSP Latih Kreator Muda Jaga Keutuhan Indonesia

PADANG – Dalam Indeks Kerukunan Beragama yang dirilis Badan Litbang Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2018, Sumatera Barat menduduki posisi paling rendah dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain di seluruh Indonesia, yakni 62,5 jauh dibawah rata-rata nasional, yakni 70,90. Adapun provinsi yang memiliki indeks kerukunan paling tinggi adalah Nusa Tenggara Timur, yakni 78,9, menyusul di bawahnya Sulawesi Utara (76,3) dan Bali (75,4).

Melihat kondisi semacam ini, Sumatera Barat menjadi tempat yang sangat tepat untuk dijadikan tuan rumah ‘Creatormuda Academy’ yang dilaksanakan pada 22-23 Agustus 2019 di Hotel Bumi Minang, Jl Bundo Kandung No 20-28 Kota Padang Sumatera Barat yang diselenggarakan  Maarif Institute bekerjasama dengan Yayasan Ruang Guru, Cameo Project, Peace Generation, LoveFranky, dan didukung oleh Ikatan Pelajar  Muhammadiyah (IPM) Sumatera Barat. Padang menjadi kota kedelapan acara ini setelah Jakarta, Yogyakarta, Malang, Semarang, Manado, Makassar, dan Pontianak.

Creatormuda Academy merupakan pelatihan bagi anak-anak muda, khususnya pelajar, untuk mengembangkan toleransi, menghormati perbedaan, dan menyebarluaskan kebaikan melalui platform media sosial. Mereka dilatih mebuat konten baik berupa narasi, desain grafis, foto, dan video yang menarik. Pemberi materinya antara lain Oktora Irahadi, Martin Anugrah, dan Ibob Tarigan dari Cameo Project, Direktur Program Maarif Institute Khelmy Pribadi, Redaktur Islami.co, dan lain-lain.

Di hadapan 270 peserta dari para pelajar SMA dan yang sederajat se-Sumatera Barat Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Abd Rohim Ghazali mengatakan bahwa anak-anak muda saat ini sebagian besar terhubung dengan internet dan sibuk dengan gadgednya masing-masing. Internet punya manfaat yang sangat besar bagi anak-anak muda, terutama untuk belajar dan memperluas wawasan. Tapi internet juga menjadi alat transmisi yang sangat efektif untuk berita-berita hoaks, ujaran dan plintiran kebencian, serta hal-hal buruk lainnya yang bisa terjadi di luar dugaan.

abd2Yang memprihatinkan, sambung Rohim, hampir semua anak muda pada umumnya hanya menjadi konsumen internet, terutama media sosial. Apa pun yang tersebar di media sosial dibaca dan kadang disebar tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu apakah faktanya benar atau tidak untuk kepentingan provokasi. Padahal, pada saat berita bohong disebarluaskan, dampaknya bisa sangat buruk.

“Banyak kerusuhan sosial terjadi, bahkan perang antar negara, disebabkan karena hoaks,” tandas Rohim. Contoh yang paling anyar adalah kericuhan yang terjadi di Surabaya, Malang, yang memicu kerusuhan di beberapa kota di Papua dan Papua Barat baru-baru ini. Awalnya karena berita bohong yang disebarkan dengan tidak bertanggungjawab.

Perlu, Kedewasaan Anak Muda Sikapi Perbedaan

abd5Untuk menciptakan Indonesia yang aman dan damai di masa depan, akan sangat tergantung pada bagaimana anak-anak muda hari ini dalam menyikapi perbedaan, membangun kebersamaan dan kedamaian. Prilaku anak-anak muda memiliki pengaruh yang besar terutama bagi teman-teman sebayanya di sekolah dan di lingkungan pergaulan masing-masing.

Bahkan tidak sedikit anak muda yang bisa memepengaruhi orang tuanya. Pendidikan yang didapatkan dari sekolah, baik dari guru-guru maupun dari para penceramah yang diundang untuk mengisi kegiatan OSIS, bisa dibawa ke rumah dan diceritakan pada orang tua masing-masing. “Di sinilah pentingnya anak-anak muda untuk bersikap kritis pada saat menerima informasi dari mana pun datangnya. Tidak menerima begitu saja. Jangan menyebarkan informasi kecuali yang baik dan konstruktif bagi kehidupan sosial,” kata Rohim.

Indonesia dengan keragaman suku, bahasa, agama, dan pernak pernik budayanya harus bisa kita jaga agar tetap indah dan membahagiakan setiap penduduk dan siapa pun yang datang berkunjung untuk ikut serta menikmati keindahannya. Keutuhan Indonesia harus kita jaga melalui pengembangan kreativitas anak-anak muda yang sadar bahwa dirinya memiliki tanggung jawab besar.  bda3

Tinggalkan Balasan