Selasa, 22 Oktober 2019
Pemerintahan

Bertemu Ikatan Alumni Universitas Terbuka, Harapkan Kontribusi Nyata Bidang Pendidikan

JAKARTA – Universitas Terbuka harus memberikan kontribusi pada negara dan terus hadir di pelosok negeri agar anak Indonesia dapat memiliki kesempatan untuk berkuliah. Sebagai universitas yang melakukan proses belajar jarak jauh, Universitas Terbuka terus mengaktualisasikan diri dengan membentuk ikatan alumni UT untuk ikut memberikan kontribusi pada pemerintah terkait  dunia pendidikan.

Hal itu terangkum saat Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dengan Ikatan Alumni Universitas Terbuka di Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jumat, 23 Agustus 2019.

“Apalagi mulai tahun depan, pemerintahan Presiden Jokowi akan membagikan Kartu Indonesia Pintar – sebagai kelanjutan KIP Sekolah,” kata Moeldoko, yang menyatakan diri sebagai alumnus Universitas Terbuka ini.

Dalam pertemuan ini, Rektor Universitas Terbuka Drs. Ojat Darojat, M. Bus, Ph. D. menyampaikan bahwa UT perlu mendapatkan banyak arahan dari Pemerintah, terlebih lagi jutaan lulusan UT telah tersebar di seluruh Indonesia.

“Sebanyak 1,7 juta alumni UT berada di berbagai penjuru Indonesia. Banyak dari mereka yang kuliah sambil bekerja atau mengambil kuliah di tempat lain. Dengan adanya UT saat ini, mudah bagi mereka untuk belajar tanpa harus berada di kelas” papar Ojat Darojat.

Turut hadir dalam audiensi ini Ketua Umum Ikatan Alumni UT, Linda Gumelar. Linda menuturkan keinginan kuat bahwa IKA UT yang telah terbentuk sejak tahun 1990 dapat ikut dalam membangun bangsa.

“Kami bisa melakukan hal yang erat kaitannya dengan membangun pendidikan dengan beasiswa yang kami berikan selain Bidik Misi,” ungkap Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak 2009-2014 ini.

ut1

 

Tinggalkan Balasan