Selasa, 22 Oktober 2019
Pemerintahan

Bambang Brojonegoro: Ibukota Baru Bukan di Samarinda atau Balikpapan

Wacana.co.id- Kalimantan Timur (Kaltim) dipastikan menjadi lokasi ibukota baru negara. Namun Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro menegaskan, lokasi ibukota baru tidak akan dibangun di Samarinda atau Balikpapan.

“Ya pokoknya di tempat yang belum ada kegiatan, maksudnya tanah kosong. Jadi lokasinya bukan di Samarinda atau Balikpapan, itu kota yang sudah berjalan ya,” kata Bambang usai menghadiri diskusi media Manajemen Talenta di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

Nantinya, kata Bambang, ibukota baru tersebut akan berlokasi di lahan yang memiliki akses mudah terhadap pelabuhan dan juga bandar udara (bandara) yang sudah ada. Sehingga, ketika membangun ibukota baru, tak perlu turut membangun pelabuhan dan bandara.

“Membangun kota ini harus efektif dan efisien. Jadi kita akan manfaatkan bandara yang sudah ada, pelabuhan yang sudah ada, jadi tidak perlu membangun bandara baru itu intinya,” jelas Bambang.

Menurut Bambang, ibukota baru ini akan dibangun di lahan kosong yang dekat dengan kota fungsional.”Jadi kota baru, dari dulu kita ngomongnya kota baru. Bukan kota yang sudah berjalan. Kota baru, dibangun terletak dekat dengan kota yang sudah existing, yang sudah ada infrastrukturnya. Jadi tanah kosong, tapi bukan tanah kosong yang jauh dari mana-mana. Dia tanah kosong yang tidak terlalu jauh dari kegiatan kota yang fungsional,” papar Bambang.

Seperti diberitakan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengungkapkan ibukota baru akan dibangun di Kalti). Hal tersebut ia sampaikan saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, di Jakarta, siang ini.

“Iya, Kaltim benar, tapi belum tahu lokasi spesifiknya di mana yang belum,” tutur Sofyan. (RMA)

Tinggalkan Balasan